Breaking

Friday, March 27, 2020

Menerapkan prinsip gambar sketsa dan illustrasi

Mata Pelajaran : Desain Grafis Percetakan
Kelas : XI SMK
Kompetensi Keahlian : Multimedia


A.      Kompetensi Dasar dan Pengalaman Belajar

Kompetensi Dasar
Pengalaman Belajar
Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa mampu:
3.3 Menerapkan prinsip gambar sketsa dan illustrasi
4.3 Menggambar sketsa dan illustrasi
Melalui materi Prinsip Gambar Sketsa dan Ilustrasi siswa memperoleh pengalaman belajar:
ü  Mampu menganalisis gambar sketsa dan illustrasi secara benar
ü  Mampu membandingkan gambar
seketsa dan illustrasi
ü  Mampu memanipulasi sketsa dan illustrasi.
ü  Mampu membuat gambar sketsa
dan illustrasi.
ü  Mampu Mengembangkan gambar sketsa dan illustasi dengan software adobe ilustrator.


B.       Deskripsi Materi
Dalam BAB ini siswa akan mempelajari prinsip gambar sketsa dan ilustrasi. Materi yang dipelajari tentang gambar sketsa dan ilustrasi. Setiap seniman pasti akan melakukan gambar sketsa terlebih dahulu untuk membuat sebuah karya. Gambar sketsa sangat berguna sekali karena gambar sktesa merupakan gambar kasar atau gambar sementara sebelum benar benar jadi sebuah karya. Untuk membuat gambar sketsa ada banyak hal yang harus diperhatikan. Oleh sebab itu dalam bab ini akan dijelaskan semua tentang peralatan, prinsip gambar sketa, dsb.


C.     Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari dasar-dasar desain grafis dan nirmana diharapkan siswa dapat:
1.      Mampu menganalisis gambar sketsa dan illustrasi secara benar
2.      Mampu membandingkan gambar seketsa dan illustrasi
3.      Mampu memanipulasi sketsa dan illustrasi.
4.      Mampu membuat gambar sketsa dan illustrasi.
5.      Mampu Mengembangkan gambar sketsa dan illustasi dengan software adobe ilustrator.

D.    Materi Pembelajaran
1.    Pengertian Gambar Sketsa
Sket (sketch) merupakan gambaran atau lukisan yang kasar, ringan, semata-mata garis besar atau belum selesai. Kadang kala hanya digunakan sebagai pengingat-ingat saja.
Sketsa atau sket (sketch) secara umum dikenal sebagai bagan atau rencana bagi sebuah lukisan. Dalam pengertian itu, sketsa lebih merupakan gambar kasar, bersifat sementara, baik diatas kertas maupun diatas kanvas, dengan tujuan untuk dikerjakan lebih lanjut sebagai lukisan.
Manfaat sketsa adalah sebagai berikut:
·         Untuk memberikan gambaran tema
·         Meminimalisir kesalahan
·         Mempertajam pengamatan
·         Meningkatkan kemampuan mengkoordinasi hasil pengamatan dan ketrampilan tangan

2.    Peralatan pembuatan gambar sketsa   
a.       Media gambar :
kertas gambar (kertas HVS, kertas manila, kertas padalarang, kertas roti, kertas kalkir, kertas sketsa).
b.      Alat gambar manual :
pensil, rapido.
c.       Alat gambar digital :
komputer dengan program Computer Aided Design (CAD), digital pen, software design grafis.
d.      Alat bantu gambar :
light box, scanner, meja gambar, mesin gambar, mistar gambar segitiga, busur derajat, mal, sablon, dan penghapus.

3.    Sketsa Bentuk, Makhluk Hidup dan Suasana Ramai
a.       Sketsa bentuk
Bentuk-bentuk obyek alam benda adalah benda mati yang tidak dapat bergerak, sehingga lebih mudah untuk dibuat gambarnya karena kita dapat menganalisa obyek tersebut dengan lebih baik. Dalam mentransformasikan wujud tiga dimensional menjadi gambar dua dimensional dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan tentang perspektif dan membuat skala.

Sebagai contoh sebagai berikut:




b.      Sketsa Makhluk Hidup
Menggambar binatang dan manusia lebih sulit dibandingkan menggambar tumbuhan, karena harus memperhatikan proporsi tubuh binatang dan manusia, selain itu, binatang selalu bergerak. Proporsi ideal tinggi manusia dewasa normal tingginya 7,5 – 8 tinggi kepalanya. Bentuk dasar tubuh manusia jika dikembalikan ke bentuk esensinya dapat menjadi rangkaian bentuk silinder bervolume.



c.       Sketsa Suasana Ramai
Tema sketsa lebih banyak dikaitkan dengan subyek yang diangkat dari penggarapan obyek-obyek outdoor yang menggugah pelukis untuk membuat sketsa melalui pengalaman langsung. Terdapat dua pendekatan dalam menggunakan garis sebagai media ungkapan sketsa, yaitu pendekatan kontur dan pendekatan gestur.


 




4.    Gambar Ilustrasi
Gambar ilustrasi adalah suatu karya seni rupa dua dimensi biak hitam putih atau berwarna yang mempunyai fungsi sebagai penerang atau penghias untuk memperjelas atau memperkuat arti atau memperbesar pengaruh dari suatu teks atau naskah/ cerita yang menyertainya.  
Gambar ilustrasi yang baik adalah ilustrasi yang dapat merangsang dan membantu pembaca untuk berimajinasi tentang cerita, ilustrasi sangat membantu mengembangkan imajinasi dalam memahami narasi.       


5.    Jenis-jenis Gambar Ilustrasi    
a.       Kartun
Bentuk kartun dapat berupa tokoh manusia maupun hewan berisi cerita-cerita humor dan bersifat menghibur. Indonesia memiliki beberapa tokoh kartun seperti, Petruk dan Gareng karya Tatang S, dan sebagainya. Penampilan gambar kartun dapat dilihat dalam bentuk hitam putih maupun berwarna.


b.      Karikatur
Gambar karikatur menampilkan karakter yang dilebih- lebihkan, lucu, unik, terkadang mengandung kritikan dan sindiran. Objek gambar karikatur dapat diambil dari tokoh manusia maupun hewan.

c.       Komik
Gambar ilustrasi dalam bentuk komik terdiri dari rangkaian gambar yang saling melengkapi dan memiliki alur cerita. Bentuk komik dapat berupa buku maupun lembaran gambar singkat (comic strip).

d.      Ilustrasi karya sastra
Karya sastra berupa cerita pendek, puisi, sajak, akan nampak lebih menarik minat
orang membacanya apabila disertai dengan gambar ilustrasi. Fungsi gambar ilustrasi disini bertujuan memberikan penguatan dan mempertegas isi atau narasi pada materinya.
e.       Vignette
Sebagai pengisi dari sebuah cerita atau narasi dapat disisipkan gambar ilustrasi berupa vignette. Vignette adalah gambar ilustrasi berbentuk dekoratif yang berfungsi sebagai pengisi bidang kosong pada kertas narasi.


6.    Pembuatan Gambar Ilustrasi Manual
Ada beberapa teknik dalam membuat gambar ilustrasi, yaitu dengan cara gambar tangan (manual), dengan bantuan alat digital berupa foto dan komputer, atau kombinasi dari manual dan digital.
Teknik pembuatan ilustrasi manual meliputi:
·         Teknik Outline 
·         Teknik Arsir
·         Teknik Blok
·         Teknik Scraperboard
·         Teknik Dot
·         Teknik Goresan Kering,
·         Teknik Halftone, dan
·         Siluet
E.     Rangkuman
Sket (sketch) merupakan gambaran atau lukisan yang kasar, ringan, semata-mata garis besar atau belum selesai. Kadang kala hanya digunakan sebagai pengingat-ingat saja. peralatan sketsa antara lain kertas HVS, pensil, penghapus, dsb. Manfaat sketsa adalah untuk memberikan gambaran tema, meminimalisir kesalahan, mempertajam pengamatan, meningkatkan kemampuan mengkoordinasi hasil pengamatan, dan ketrampilan tangan.

F.      Tugas
Untuk melatih ketrampilan tangan dalam menggunakan pencil dan tanpa menggunakan penggraris, lakukan kegiatan dibawah ini:
a.       Buatlah garis-garis vertikal secara rapat pada kertas ukuran A4
b.      Buatlah garis-garis horizontal secara rapat pada kertas ukuran A4
c.       Buatlah garis-garis diagonal secara rapat pada kertas ukuran A4

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment