Breaking

Saturday, May 23, 2020

10:55 AM

Teori Pemrosesan Informasi yang Melandasi Pengembangan Multimedia Pembelajaran

Di era saat ini, pesatnya perkembangan informasi yang bertebaran dan mudahnya dalam mengakses informasi tersebut membuat kita sebagai penerima pesan informasi dapat dengan mudah menerima informasi tersebut dengan cepat. Hadirnya berbagai media informasi seperti surat kabar, televisi, internet dan radio membuat para penerima pesan dapat memproses informasi tersebut sesuai dengan kemampuan memori penerima pesan.

Dalam pemrosesan informasi terdapat teori yang menyatakan bahwa pengetahuan yang diterima dan hendak diproses dalam memori kerja disimpan dalam memori jangka panjang sehingga membentuk skema secara hierarki. Tahapan pemahaman dalam pemrosesan informasi dalam memori kerja memiliki fokus pada bagaimana memodifikasi pengetahuan baru. Pemahaman dalam memproses informasi dipengaruhi oleh interpretasi terhadap stimulus. Karakteristik dari komponen desain pesan seperti ilustrasi, teks, narasi, animasi, warna, ukuran, musik, maupun video disebut stimulus. 

Sebuah informasi dapat diterima, dianalisis, diproses, dimaknai dan dikirim ke dalam dan dari memori kerja untuk disimpan dalam memori jangka panjang menjelaskan bahwa perancangan suatu pesan atau informasi merupakan salah satu muatan utama dalam perancangan atau pengembangan multimedia pembelajaran. Dalam hal ini, desain pesan pada multimedia pembelajaran berkenaan dengan penyeleksian, pengelolaan dan pemaduan komponen-komponen pesan untuk menyampaikan suatu informasi. 

Dalam menjelaskan penyampaian informasi dengan multimedia perlu dibedakan apa yang disebut dengan media pengantar, desain pesan, dan kemampuan sensorik. Sistem yang dipakai untuk menyajikan informasi, seperti media berbasis cetak, atau media berbasis video disebut media pengantar. Desain pesan berpatokan pada bentuk yang hendak dipakai untuk penyajian informasi, seperti penggunaan teks audio narasi ataupun animasi. Sedangkan kemampuan sensorik berpatokan pada jalur pemrosesan informasi yang dipakai untuk memproses suatu pesan informasi yang diperoleh seperti pemrosesan informasi visual dan auditorial. 

Image Source: unsplash.com


Dalam multimedia pembelajaran, materi dapat disajikan melalui kata-kata aik narasi maupun teks tertulis dan gambar baik diam maupun bergerak. Pembelajaran bermakna dengan mengintegrasikan kata-kata dan gambar dijelaskan dalam teori kognitif multimedia pembelajaran (Mayer, 2009). Teori ini dikenalkan oleh Richard E. Mayer seorang peneliti psikologi asal amerika pada tahun 1990. Menurut teori Mayer menyatakan bahwa memori kerja manusia memiliki dua sub komponen (visual dan auditori) yang bekerja secara paralel dan pembelajaran akan bermakna jika kedua saluran ini dapat digunakan dalam pemrosesan informasi pada waktu yang sama.

Beberapa teori yang melandasi pengembangan desain pesan dalam multimedia pembelajaran adalah teori pengkodean ganda (dual coding theory), teori muatan kognitif, dan teori pemrosesan ganda. 

Menurut teori pengkodean ganda, manusia memiliki sistem memori kerja yang terpisah untuk informasi verbal maupun informasi visual. Berdasarkan teori tersebut, penerima informasi akan mendapatkan gambaran yang lebih baik jika kedua bentuk informasi (verbal maupun visual) diterima, karena dengan demikian penerima informasi akan dapat mengintegrasikan informasi yang sama dalam bentuk yang berbeda dalam memori.

Menurut teori muatan kognitif, manusia hanya dapat menerima dan dapat mengolah informasi yang terbatas pada tiap jenis indera. Informasi yang masuk secara berlebihan akan membebani memori kerja manusia. Oleh karena itu, perlu pemilihan bentuk media yang tepat dalam menyajikan multimedia agar dapat ditangkap oleh kedua indera secara berimbang. 









Thursday, May 21, 2020

7:13 AM

Konsep Multimedia Pembelajaran Interaktif

Pernah mengunjungi website seperti facebook dan google? atau pernah menggunakan aplikasi ojek online atau toko online? Website, aplikasi ojek online, aplikasi toko online adalah sebagian contoh dari penerapan multimedia interaktif dalam kehidupan sehari-hari.

Apa itu multimedia interaktif? sebelum mengenal istilah multimedia interaktif, alangkah lebih baiknya kita pahami konsep multimedia. Multimedia secara etimologi berasal dari dua kata yaitu Multi dan Medium. Multi yang bermakna banyak atau bermacam-macam, dan medium yang bermakna sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu. Jadi berdasarkan kata ‘multimedia’ dapat dijabarkan sedagai ruang atau pengintegrasian beberapa media yang kemudian dirumuskan sebagai komponen-komponen multimedia. Komponen-komponen tersebut seperti teks, gambar, suara, animasi, dan video.


Bagaimana dengan multimedia interaktif? Multimedia interaktif adalah suatu aplikasi yang terdapat seluruh elemen multimedia yang ada dan pemakai (user) diberi keputusan atau kemampuan untuk mengawal dan menghidupkan elemen-elemen tersebut.
Penggunaan multimedia interaktif banyak diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari seperti
  1. Website, 
  2. Mesin ATM, 
  3. Aplikasi kasir, 
  4. Aplikasi ojek online,
  5. Aplikasi toko online,
  6. Game, dll.

Sedangkan secara umum manfaat multimedia interaktif dalam kehidupan sehari-hari adalah:
  1. Hiburan,
  2. Tutorial,
  3. Promosi,
  4. Pembelajaran, dll.

Multimedia interaktif yang digunakan dan dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran disebut Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI). Multimedia pembelajaran interaktif adalah kombinasi gambar, grafik, teks, audio, video, animasi, simulasi yang terintegrasi secara sinergis menggunakan bantuan aplikasi komputer yang dapat memungkinkan pengguna untuk melakukan interaksi, komunikasi maupun navigasi sehingga memungkinkan pembelajaran yang aktif (
active learning) agar tujuan pembelajaran dapat dicapai.

Karakteristik dan kemampuan multimedia pembelajaran interaktif. 
a) Menggabungkan berbagai media baik audio maupun visual. 
b) Mampu mengakomodasi respon pengguna dan bersifat interaktif. 
c) Dapat dijadikan sebagai pembelajaran mandiri, karena memberikan kemudahan dan kelengkapan isi sehingga bisa digunakan tanpa kehadiran seorang guru. 

Manfaat Multimedia Pembelajaran Interaktif
  1. Meningkatkan motivasi belajar siswa, 
  2. Menciptakan suasana pembelajaran yang aktif,
  3. Kualitas belajar dapat ditingkatkan,
  4. Proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, serta
  5. Pembelajaran lebih menyenangkan.

Multimedia pembelajaran interaktif berbasis E-Learning/Learning Management System

  • Moodle

Moodle (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy.
Moodle merupakan salah satu E-Learning berbasis PHP dan MySQL (webbased) yang paling populer dan gratis. Mempunyai fitur jadwal pembelajaran, program quiz, presentasi hasil Kerja. Moodle juga ada modul interaksi siswa dengan guru yaitu chatforum, workshop atau survey.

  • MOOC

MOOC adalah singkatan dari Massive Open Online Courses. MOOC memberikan fitur materi berupa dokumen, rekaman video dan alat lain untuk mengajarkan materi kursus atau pelatihan kepada para siswa dengan jumlah tak terbatas dan kapan saja. Tidak ada batasan kehadiran siswa atau syarat untuk mengikuti pelatihan. MOOC yang paling familiar dipakai oleh guru-guru di Indonesia adalah MOOC milik seamolec. Klik disini untuk masuk ke link MOOC Seamolec.

  • Schoology

Schoology merupakan situs LMS sekolah (Learning Management System), lembaga pendidikan tinggi serta perusahaan/institusi yang dapat membuat, berbagi konten serta mengelolanya dengan baik. Fitur fitur yang terdapat pada Schoology adalah Courses (Kursus), Groups (Kelompok), Resources (Sumber Belajar), dan Grades (Nilai)

  • Edmodo

Edmodo memiliki manfaat yang sangat luas sebagai jaringan sosial antara guru dan murid yang dapat dipantau pula oleh orang tua. Apalagi didukung dengan berbagai fitur canggih yang membuat proses belajar mengajar lebih efektif, efisien, dan terorganisir, seperti misalnya fitur polling, gradebook, quiz, file and links, library, assignment, award badge, dan parent code.

  • Google Classroom

Google Classroom adalah sebuah layanan dalam produk G Suite Education, yang dapat diakses melalui web maupun diunduh melalui aplikasi seluler. Karena merupakan bagian dari G Suite, Google Classroom akan terikat dengan dukungan Google Drive, Kelender, Jamboard, Form, Hangouts Meet, Docs, Sheets, Slide, dan juga Gmail. Artinya, semua layanan tersebut akan terhubung dalam proses pembelajaran di Classroom.

Multimedia pembelajaran interaktif berbasis situs online atau website

  • ilmukomputer

Ilmukomputer adalah e-learning berbasis komunitas yang menyediakan sumber belajar khusus ilmu komputer dalam bahasa Indonesia secara gratis dan mudah.

  • Wikipedia

Wikipedia adalah salah satu website pendidikan terbesar di dunia yang menyajikan berbagai macam ulasan materi tentang arti kata, penjabaran sains, sejarah, biografi, profil Negara dan lain lain.

  • Brainly

Brainly adalah perusahaan pendidikan berbasis teknologi dan sebuah situs web belajar yang memungkinkan penggunanya untuk saling bertanya dan menjawab pertanyaan terkait dengan pelajaran sekolah secara terbuka ke pengguna lainnya. Brainly mengoperasikan sekelompok jaringan pembelajaran sosial untuk siswa, orang tua, dan pendidik. Pendukung Brainly untuk berbagi dan mengeksplorasi pengetahuan secara kolaboratif, dan terlibat dalam bantuan pendidikan peer-to-peer .

  • Golabz.eu

Platform berbagi dan belajar online mengenai laboratorium virtual. Terdapat berbagai macam simulasi dan laboratorium virtual yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di kelas.

Multimedia pembelajaran interaktif berbasis desktop/offline

  • Kamus Inggris Indonesia
Kamus Inggris Indonesia adalah Sofware Kamus untuk menerjemahkan Bahasa Inggris –Indonesia dengan cara digital.
  • Aplikasi mengetik 10 jari (type shark)
Software Mengetik dengan 10 Jari Software Mengetik dengan 10 Jari adalah Software untuk latihan mengetik dengan memakai 10 jari yang menarik untuk dipakai.

Multimedia pembelajaran interaktif berbasis mobile

  • Ruangguru
Aplikasi ruangguru memungkinkan kita untuk konsultasi mengenai materi pembelajaran lewat chat maupun video call. Sehingga aplikasi ini dapat dijadikan narasumber dalam pembelajaran.
  • Rumah Belajar
Aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, memiliki berbagai fitur seperti peta budaya, bank soal, jelajah angkasa dll.


Bagaimana cara membuat multimedia pembelajaran interaktif? Aplikasi apa saja yang harus dibutuhkan? Untuk lebih lengkapnya silahkan klik disini


Tuesday, May 19, 2020

5:05 PM

Aplikasi Pembuat Multimedia Pembelajaran Interaktif

Era revolusi industri ditandai dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat. Hal itu juga berpengaruh bagi dunia pendidikan dan pembelajaran. Pengintegrasian teknologi di era saat ini sangat penting mengingat pendidikan harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Kehadiran komputer, smartphone maupun gadget harus dimanfaatkan secara maksimal oleh guru maupun siswa. Pemanfaatan alat-alat elektronik seperti komputer, smartphone maupun gadget dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Media pembelajaran menurut Association for Educational Communications and Technology (AECT) adalah segala hal yang dapat dimanfaatkan manusia untuk mengirim informasi maupun pesan dan dapat memotivasi peserta didik dalam belajar.

Media pembelajaran kompleks yang terdiri dari kumpulan beberapa media seperti teks, gambar, suara, video lalu ditambahkan sifat interaktivitas atau terdapat fungsi kontrol terhadap konten bagi penggunanya disebut multimedia interaktif. Beberapa contoh karya multimedia interaktif diantaranya adalah game, profil perusahaan, aplikasi berbasis mobile, website dll. 
Perkembangan multimedia interaktif juga berdampak besar bagi pembelajaran sehingga para pengembang teknologi pembelajaran juga turut mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif guna meningkatkan motivasi dan prestasi peserta didik dalam proses belajar. 
        
Aplikasi Multimedia Pembelajaran Interaktif

Berikut ini kami jabarkan aplikasi pembuat multimedia pembelajaran interaktif yang dapat bapak/ibu guru/dosen maupun mahasiswa gunakan diantaranya adalah:
  1. Adobe Flash/Adobe Animate
  2. Adobe Dreamweaver
  3. Adobe Captivate
  4. Microsoft Powerpoint
  5. Autoplay Studio
  6. Ispring Suites
  7. Lectora
  8. Articulate Storyline
  9. MIT App Inventor
  10. Unity

Sunday, April 19, 2020

9:35 AM

The Impact of Corona Virus on Education

This Wuhan coronavirus is presently believed to be more moderate than SARS and MERS and takes further to produce symptoms. Patients up to now have typically had the soft symptom for the period accompanied by shortness of breath, getting them to see the hospital, explains dick Horby, professor of emerging infectious diseases and global health at the University of Oxford. Thus far, about 15 percent to 20 percent of cases have become serious, requiring, for instance, ventilation at the hospital. Dependent on how toxic the virus is, the cough, sneezing or handshake might have danger. This virus may also be transmitted by touching something The infected person gets reached and then touching The cheek, nose or eyes. Caregivers will sometimes be revealed by managing the patient's material, according to the CDC.


As concerns about Coronavirus (COVID-19) are grown in our group, Sparrow welfare organization is now presenting 24/7 virtual aid visits via smartphone, tablet or machine. Notice that the assistance is not for common Coronavirus questions or care advice, but for at-risk people who are presenting cold or flu-like symptoms (e.g . Symptom, chills, body aches, shortness of breath, or the coughing ).

MERS coronavirus has lately emerged as the pathogen causing serious transmission in humans. In the study from Saudi Arabia, mild infection in healthcare workers caring for infected patients is described through the testing system. Implications for transmission control are talked about.  (Memish, Z. A., Zumla, A. I.,&Assiri, A., 2013) 

Coronavirus, any microorganism belonging to this house Coronaviridae. Coronaviruses have enveloped virions (virus molecules) that determine about 120 nm (1 nm = 10−9 m) in length. Club-shaped glycoprotein spikes in the bag make that viruses the crownlike, or coronal, appearance. This nucleocapsid, made up of the protein shell called the capsid and comprising those viral nucleic acids, is helical or tubular. This coronavirus genome consists of one single chain of positive-sense RNA (ribonucleic compound) .  (Britannica .) 

Fanta Aw, the VP of campus living and inclusive quality in English University and the former chairman of NAFSA: Union of global Educators, stated she is cautiously hopeful that the impact of coronavirus on international education might be limited. But, she stated, “ period is of that significance, and as time goes by with the admission cycle, with this visa cycle, we get to see the carefully. ”

The unpredictable world of this rapidly growing coronavirus implies that all students and educational establishments should make for a variety of scenarios, but it is possible that it would take small to no impact on this admissions cycle. Despite these new conditions, we expect the time of college admissions to move to standard once the pandemic is incorporated.

As the world organization serving 4.5 million educators and 45 million students in 140 countries and territories in the globe, Discovery training has been monitoring the new Coronavirus outbreak close. Like educators everywhere, we are concerned about the Coronavirus ’ possible effect on student teaching at these unfortunate event schools or education organizations are closed for long periods of time.

As soon as the Newark school district got this request Friday to remove classes for at least two weeks, the exceptional approach that officials across this nation have had to include the coronavirus, Newark teachers sprang into action. At this weekend, some teachers voluntarily showed up to schools across the city, alongside executives and additional staffers, to choose and administer these homework packages to homes so students would not miss a single day of instruction.

This coronavirus epidemic has turned education upside down at Newark and nationally, pushing schools to close their doors and parents to play the part of instructors. But true instructors, while confined to their houses, are even finding ways to interact most with their students, whether through old-fashioned telephone calls or more contemporary instruments like Google Classroom and ClassDojo.

Almost all of these schools in the state were closed by Monday, most closing their doors through at least spring break in the effort to remove the spreading of these current coronavirus. Teachers ’ wages are covered by their contracts, and this government waiver allowing schools to remove courses without makeup days means teachers can be given yet while campuses are closed.

For some students, the coronavirus pandemic gets them upset. While there is cause for fear, some of their emotion stems from partial or inaccurate data they're hearing on social media. Today is the important moment to help them develop critical thinking skills so that they can determine what data is likely and what isn't. Take these examples to help information and media literacy:

The initial instance allows colleges to disclose students ’ private data without their permission if this data is needed to protect the health and safety of others. For instance, if the student tests positive for coronavirus or has symptoms, the college will issue the message saying the student tested positive, without identifying the student. 

This well-being and safety of visitors and residents is of this extreme value to us. Michigan is closely monitoring the developing place in the new coronavirus (COVID-19) and staying in touch with federal, state, and local public health agencies. We’re committed to providing precise, up-to-date information to help you be good while travelling and during the stay. Here’s what you want to remember:

Be careful and be good. For the most up-to-date data, expect the NYU coronavirus data and resource author. Those feel badly should meet the Student Health centre. And for those who are feeling stressed by COVID-19 or reactions to it, please don’t pause to meet this health conversation.


Reference

(Jul. 2018). Coronavirus. Britannica. Retrieved from www.britannica.com/science/coronavirus-virus-group

Memish, Z. A., Zumla, A. I., & Assiri, A. (2013). Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus Infections in Health Care Workers. The New England Journal of Medicine, 369(9), 884–886.

Tuesday, April 14, 2020

10:50 AM

Menganalisis penggabungan gambar dan teks yang berbasis bitmap

Mata Pelajaran : Desain Grafis Percetakan

Kelas : XI SMK

Kompetensi Keahlian : Multimedia



   A.   Kompetensi Dasar dan Pengalaman Belajar
Kompetensi Dasar
Pengalaman Belajar
Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa mampu:
3.7 Menganalisis penggabungan gambar dan teks yang berbasis bitmap

4.7 Menggabungkan gambar dan teks yang berbasis bitmap
Melalui materi penggabungan gambar dan teks berbasis vektor siswa memperoleh pengalaman belajar:
1.  Mampu menjelaskan fungsi fitur aplikasi pengolah gambar dan teks berbasis bitmap
2.  Mampu membandingkan gambar dan teks yang berbasis bitmap
3. Mampu mengintegrasikan fitur dalam mengolah gambar dan teks yang berbasis bitmap
4. Mampu menunjukan gambar dan teks yang berbasis bitmap



B.       Deskripsi Materi
Dalam BAB ini siswa mempelajari materi penggabungan gambar dan teks berbasis vektor. Materi yang dipelajari adalah pengertian dan karakteristik tentang gambar vektor. Suatu gambar yang awalnya dibuat manual dikertas dapat digitalkan dengan bantuan software aplikasi berbasis vektor yaitu Adobe Photoshop. Dengan menggunakan aplikasi ini kita dapat dengan mudah memberi warna, memberi teks, background, dsb.

C.     Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari penggabungan gambar dan teks berbasis bitmap diharapkan siswa dapat:
1. Mampu menjelaskan fungsi fitur aplikasi pengolah gambar dan teks berbasis bitmap
2. Mampu membandingkan gambar dan teks yang berbasis bitmap
3. Mampu mengintegrasikan fitur dalam mengolah gambar dan teks yang berbasis bitmap
4. Mampu menunjukan gambar dan teks yang berbasis bitmap

D.     Materi Pembelajaran

1.     Pengertian dan Karakteristik Gambar Bitmap
Gambar bitmap adalah kumpulan bit yang membentuk sebuah gambar. Gambar tersebut memiliki kandungan satuan-satuan titik atau pixel yang memiliki warnanya masing-masing. Semakin banyak jumlah titik yang ada pada sebuah gambar, maka semakin halus dan realistik gambar tersebut. Secara teknis gambar bitmap digambarkan dengan lebar dan tinggi dalam pixel dan dalam bit per pixel.

Karakteristik gambar bitmap :

~ Tersusun oleh titik-titik warna (pixel)
~ Memiliki tingkat ketajaman tertentu (resolusi)
~ Jika diperbesar hingga skala tertentu, biasanya gambarnya akan pecah (jagged)
~ Diperoleh dari hasil scanner, camera digital, video capture
~ Disimpan dalam format file JPEG, BMP, PNG, GIF, EPS
~ Diolah menggunakan aplikasi Adobe Photoshop / Corel Photo Paint
~ Beberapa gambar tidak memungkinkan untuk diconvert menjadi gambar vector

2.     Aplikasi Pengolah Gambar Bitmap
Ada ratusan ribu aplikasi di pasaran yang dapat digunakan untuk membuat atau memodifikasi file gambar dengan data bitmap. Dalam dunia percetakan, Adobe Photoshop adalah aplikasi yang mendominasi pasaran. Selain Adobe Photoshop ada juga aplikasi Corel Photo-Paint, GIMP, yang dapat digunakan.

3.     Mengenal Tampilan Muka dan Tool Aplikasi Pengolah Gambar Bitmap
Tampilan antarmuka (interface) Adobe Photoshop

Keterangan Gambar
1. Panel Tools
Merupakan sebuah kotak yang berisi sejumlah tools (tombol perintah) yang di gunakan untuk megelola,mengedit,mengatur objek yang akan di kerjakan.Dapat di katakan panel tools merupakan hal paling penting pada photoshop.
2. Panel Control
Merupakan bagian yang berisisejumlah tools-tools(tombol perintah) yang dapat di gunakan untuk melaksanakan suatu perintah tertentu.perintah tersebut menyesuaikan dengan tools yang terpilih pada panel tools.
3. Menu Bar
Merupakan baris menu yang berisi daftar-daftar perintah untuk mengatur file,mengolah layer dan dokunen,serta berisi perintah untuk memberi efek/filter dan mengatur tampilan panel. Pada menu bar terdapat menu-menu file, edit, image, layer, type, select, filter, view, window dan help.
4. Panel color
Panel color memiliki fungsi untuk memilih warna pada Foreground dan Background deangan cara mengeser slider warna R,G,B hingga memperoleh warna kombinasi yang tepat.
5. Panel Adjustments
Merupakan panel yang berisi perintah-perintah yang berfungsi untuk mengatur pencahyaan objek,seperti mengatur gelap terang objek,mengatur kontras objek , mengatur warna gambar , dan lain sebagainya.
6. Dock Panel
Merupakan bagian yang menampung panel-panel yang tersedia pada photoshop
sedangkan fungsi dari panel sendiri adalah untuk mengelola dan memanipulasi objek lanjut secara lebih detail dan kompleks.


Tool tool pada Adobe Photoshop

Move Tool

Fungsinya untuk memindah objek baik itu berupa teks maupun gambar. Cara menggunakannya, aktifkan move tool lalu pilih objek yang akan dipindahkan dan seret ke tempat yang diinginkan.


Rectangular Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat seleksi berbentuk kotak
Elliptical Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat seleksi berbentuk lingkaran
Single Row Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat area seleksi berbentuk garis horizontal
Single Column Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat area seleksi berbentuk garis vertikal.


Lasso Tool

Tool ini digunakan untuk membuat seleksi bebas
Polygonal Lasso Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk persegi/garis lurus.
Magnetic Lasso Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi namun akan secara otomatis menempel pada batas objek berdasarkan perbedaan warnanya.


Quick Selection Tool
Tool ini digunakan untuk membuat seleksi dengan cepat
Magic wand Tool
Tool ini digunakan untuk membuat seleksi secara otomatis

Crop Tool
Tool ini digunakan untuk memotong area tertentu dari gambar
Persepective Crop Tool
Tool ini digunakan untuk memotong area tertentu dari gambar tetapi sudutnya, tidak mesti 90 derajat.
Slice Tool
Tool ini berfungsi untuk membuat potongan-potongan gambar
Slice Select Tool
Tool ini berfungsi untuk memilih potongan gambar jika anda masih ingin menggesernya.


Eyedropper Tool
Tool ini berguna untuk mengambil sampel warna pada gambar dan menyimpannya di box warna, dan siap digunakan.
Color Sampler Tool
Tool ini berguna untuk mengambil sample warna sekaligus menampilkan setiap warna yang terseleksi pada panel info dalam bentuk color value.
Ruler Tool
Tool ini digunakan ntuk mengukur objek, jarak lokasi dan sudut pada lembar kerja.
Note Tool
Tool ini digunakan untuk menambahkan catatan dalam sebuah lembar kerja atau pekerjaan desain.


Spot Healing Brush Tool
Tool ini digunakan untuk memperbaiki bidang gambar dengan mangambil bagian dari gambar lain yang masih bagus.
Healing Brush Tool
Tool ini digunakan untuk memperbaikin bidang gambar dengan menempelkan bagian dari bidang gambar lain yang masih bagus.
Patch Tool
Tool ini digunakan untuk memperbaiki bidang gambar yang rusak dengan menempelkan bagian dari bidang gambar lain yang masih bagus.
Content-Aware Move Tool
Tool baru yang ada di Adobe Photoshop CS6 yang berfungsi untuk memindahkan objek ke bagian lain dan secara otomatis menyesuaikan daerah tersebut dengan objek disekitarnya.
Red Eye Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus warna merah pada mata akibat refleksi cahaya.

Brush Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek polesan kuas. Photoshop CS6 menyediakan bentuk kuas yang bervariasi
Pencil Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek coretan pensil.
Color Replacement Tool
Tool ini digunakan untuk mengganti warna pada sebuah gambar
Mixer Brush Tool
Tool ini digunakan untuk memberikan polesan dengan mencampurkan warna kuas dan warna gambar.
Clone Stamp Tool
Tool ini digunakan untuk menggandakan atau kloning area gambar
Pattent Stamp Tool
Tool ini digunakan untuk menggandakan pola atau corak dari suatu gambar.

History Brush Tool
Tool ini digunakan untuk membuat polesan kuas yang di gabungkan dengan perintah terakhir yang anda terapkan.
Art History Brush Tool
Kegunaan tool ini sama dengan History Brush, namun polesan kuasnya memiliki corak bervariasi yang dapat anda tentukan sesuai keinginan.

Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus area gambar.
Background Eraser tool
Tool ini digunakan untuk menghapus backgound dari suatu gambar.
Magic Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus area pada gambar yang memiliki gambar padat

Gradient Tool
Tool ini digunakan untuk membuat warna gradasi pada bidang gambar atau layer.
Paint Bucker Tool
Tool ini digunakan untuk membari warna pada suatu gambar atau layer.

Dodge Tool
Tool ini digunakan untuk mencerahkan gambar.
Burn Tool
Tool ini digunakan untuk menghitamkan atau menggelapkan gambar.
Sponge Tool
Tool ini digunakan untuk mengubah satu rasi warna gambar.

Pen Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek path dengan bentuk yang terstruktur dan presisi
Freeform Pen Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek path dengan bentuk yang bebas
Add Anchor Point Tool
Tool ini digunakan untuk menambahkan titik anchor pada objek path.
Delete Anchor Point Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus titik anchor pada suatu objek path.
Convert Point Tool
Tool ini digunakan ntuk mengubah titik anchor pada suatu objek path.

Horizontal Type Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek teks dengan arah horizontal.
Vertical Type Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek teks dengan arah vertikal.
Horizontal Type Mask Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk teks dengan arah horizontal.
Vertical Type Mask Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk teks dengan arah vertikal.


Path Selection Tool
Tool ini digunakan untuk Memilih Objek Path.
Direct Selection Tool
Tool ini digunakan untuk memilih titik -  titik atau point pada suatu objek path

Rectangle Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek kotak. Tekan Shift sambil drag mouse untuk membuat objek persegi.
Rounded Rectangle Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek kotak dengan sudut tumpul.
Ellipse Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek ellipse. Tekan Shift sambil drag mouse untuk membuat objek lingkaran.
Polygon Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek poligon atau segi banyak dan bintang.
Line Tool
Tool ini digunakan untuk membuat garis. Tekan Shift dan tarik pointer untuk membentuk garis lurus vertikal atau horisontal.
Custom Shape Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek dengan berbagai pilihan objek yang tersedia secara default di dalam photoshop

Hand Tool
Tool ini digunakan untuk menggeser tamplan gambar dalam dokumen kerja.
Rotate View Tool
Tool ini digunakan untuk memutar tampilan gambar dalam dokumen kerja.

Zoom Tool
Tool ini digunakan untuk memperbesar dan memperkecil tampilan gambar dalam dokumen kerja

Set Foreground & Background
Digunakan untuk mengganti warna foreground dan background.

Quick Mask Mode
Digunakan untuk mengolah file gambar atau foto ke dalam mode normal dan Quick Mask

Change Screen Mode
Digunakan untuk merubah tampilan jendela dari tampilan standar, full screen dengan menu, atau full screen.

Monday, March 30, 2020

10:21 AM

Menganalisis tata cahaya dalam pengambilan gambar


Mata Pelajaran : Desain Grafis Percetakan
Kelas : XI SMK
Kompetensi Keahlian : Multimedia

   A.   Kompetensi Dasar dan Pengalaman Belajar
Kompetensi Dasar
Pengalaman Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran ini siswa mampu:

3.14 Menganalisis tata cahaya dalam pengambilan gambar
4.14 Mengatur tata cahaya dalam pengambilan gambar
Melalui pembelajaran materi ilmu fotografi siswa memperoleh pengalaman belajar:
1. Mampu mengamati dan membaca informasi tentang konsep tata cahaya, tujuan tata cahaya, dan prinsip tata cahaya.
2. Mampu mengkondisikan situasi belajar untuk membiasakan mengajukan pertanyaan secara aktif dan mandiri tentang konsep tata cahaya, tujuan tata cahaya, dan prinsip tata cahaya.
3. Mengumpulkan data/informasi yang dipertanyakan dan menentukan sumber untuk menjawab pertanyaan yang diajukan tentang konsep tata cahaya, tujuan tata cahaya, dan prinsip tata cahaya.
4. Menyampaikan hasil konseptualisasi tentang tentang konsep tata cahaya, tujuan tata cahaya, dan prinsip tata cahaya.


     B.   Deskripsi Materi
Dalam bab ini peserta didik akan mempelajari tentang konsep tata cahaya, tujuan tata cahaya dan prinsip tata cahaya.

     C.   Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari sudut pengambilan gambar peserta didik diharapkan dapat:
1.      Menjelaskan konsep tata cahaya
2.      Menjelaskan tujuan tata cahaya
3.      Menerapkan prinsip tata cahaya
     D.   Materi Pembelajaran
1.     Konsep tata cahaya
Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting ketika mengambil gambar. Namun, cahaya yang terlalu banyak akan membuat obyek terlihat putih. Sebaliknya, kurang cahaya dapat membuat obyek tidak terlihat. Sebagian besar kamera foto saat ini telah dilengkapi pengaturan cahaya otomatis. Namun demikian, saat mengambil gambar diluar ruangan, sebaiknya posisi Anda membelakangi cahaya matahari.  Dalam kaitannya dengan masalah penataan cahaya, satu hal yang tidak boleh dilupakan oleh fotografer adalah penempatan kamera harus sedemikian rupa sehingga kamera membelakangi pintu atau jendela, karena melalui pintu atau jendela tersebut cahaya masuk ke dalam ruangan.



Melalui penataan cahaya, dapat diciptakan suasana yang dapat menyentuh emosi penonton. Misalnya suasanya sedih, gembira, dan sakral. Demikian pula melalui penataan cahaya dapat memberikan kesan obyek sedang marah, sedih, atau berwibawa. Jadi, meskipun kini telah banyak kamera foto dengan sensitivitas tinggi, dimana dalam suatu ruangan yang cukup luas dapat mengambil gambar dengan sangat jelas, tidak berarti mampu menggeser peranan tata cahaya. Sebab, dengan pencahayaan terhadap suatu obyek akan dapat menciptakan gambar yang terang dan indah.


2.     Tujuan Tata Cahaya
Tujuan dari tata cahaya adalah untuk mendapatkan gambar yang menarik dan mendukung suatu produksi visualisasi fotografi. Tata cahaya/lampu yang menyinari semua obyek sesungguhnya menghadirkan kemungkinan bagi sutradara dan aktor untuk saling melihat dan berkomunikasi. Semua obyek yang disinari memberikan gambaran yang jelas kepada penikmat foto tentang segala sesuatu yang akan dikomunikasikan.
Banyak sekali fungsi tata cahaya/lampu tetapi fungsi dasar tata cahaya/lampu ini ada 4, yaitu penerangan, dimensi, pemilihan, dan atmosfir.
1) Penerangan
Inilah fungsi paling mendasar dari tata cahaya. Lampu memberi penerangan pada pemain dan setiap obyek yang ada dilokasi. Istilah penerangan dalam tata cahaya bukan hanya sekedar memberi efek terang sehingga bisa dilihat tetapi juga memberi penerangan bagian tertentu dengan intensitas tertentu. Tidak semua area memiliki tingkat terang yang sama tetapi diatur dengan tujuan dan maksud tertentu sehingga menegaskan pesan yang hendak disampaikan.
 2) Dimensi
Tata cahaya dapat mencitrakan kedalaman sebuah obyek. Dimensi dapat diciptakan dengan membagi sisi gelap dan terang atas obyek yang disinari sehingga membantu perspektif tata panggung. Jika semua obyek diterangi dengan intensitas yang sama maka gambar yang akan tertangkap oleh kamera tampak sama. Dengan pengaturan tingkat intensitas serta pemilahan sisi gelap dan terang maka dimensi obyek akan muncul.
3) Pemilihan
Tata cahaya dapat dimanfaatkan untuk menentukan obyek dan area yang
hendak disinari. Pengaturan tata cahaya/lampu ini tidak hanya berpengaruh bagi perhatian penikmat fotografi tetapi juga bagi obyek untuk menampilkan keindahan dalam suatu frame.
 4) Atmosfir
Fungsi tata cahaya yang paling menarik adalah kemampuannya menghadirkan suasana yang mempengaruhi emosi penikmat fotografi. Kata “atmosfir” digunakan untuk menjelaskan suasana serta emosi yang terkandung dalam karya fotografi. Sejak ditemukannya teknologi, efek lampu dapat diciptakan untuk menirukan cahaya bulan dan matahari pada waktu-waktu tertentu. Misalnya, warna cahaya matahari pagi berbeda dengan siang hari.

3.     Prinsip tata cahaya
Proses pengambilan gambar fotografi, baik di dalam maupun luar ruangan sangat penting untuk mengatur pencahayaan sehingga subyek akan tampak dengan jelas. Jika pengambilan gambar dilakukan di dalam ruangan, usahakan ruangan memiliki cukup banyak cahaya alami ataupun cahaya buatan. Dalam proses produksi fotografi, tata cahaya memegang peranan yang sangat penting, bahkan yang paling menentukan nilai atau kualitas materi fotografi yang ingin ditampilkan. Secara umum, dalam tata cahaya dikenal istilah three points lighting, merupakan formula dasar
pencahayaan dalam produksi fotografi. Three points lighting yaitu key light, fill light dan back light.

a. Keylight 
Key light adalah cahaya terkuat dan paling penting dari tiga cahaya yang
digunakan dalam teknik ini. Sumber cahaya ini ditempatkan di antara sisi
kamera dan subjek sedemikian rupa (biasanya membentuk sudut 45) sehingga satu sisi subyek akan terang, tetapi sisi lain agak gelap. 
Biasanya sinar yang digunakan pada keylight merupakan seberkas sinar dari hard light dan terfokus pada subyek. Banyaknya sumber cahaya untuk keylight, tergantung dari banyaknya sudut pengambilan gambar. Oleh karena itu, dalam produksi film, sumber cahaya ditempatkan di berbagai arah dengan berbagai intensitas.


b. Fill light
Fill light digunakan sebagai sumber cahaya sekunder untuk key light dan
ditempatkan di sisi berlawanan dari subyek (membentuk sudut -45). Sumber cahaya ini tidak seterang key light, karena hanya digunakan untuk mengisi bayangan yang dihasilkan key light. Fill light membantu mengurangi kontras yang dihasilkan oleh key light sehingga gambar lebih terlihat natural.

 
c. Back light
Back light ditempatkan di belakang subyek dan digunakan untuk pencahayaan subyek dari belakang. Back light bisa lebih terang atau lebih redup dari keylight; sumber cahaya ini akan memberikan highlight yang cukup pada subyek dan memisahkan subyek dari latar belakang. Back light menambah kedalaman gambar, sehingga membuat tampilan gambar menjadi tiga dimensi.

Penataan lampu dapat pula memberikan kesan tertentu. Penataan lampu juga dapat diatur untuk memberikan berbagai efek, baik efek yang bersifat artistik, yang umum digunakan untuk acara hiburan, maupun efek dramatis. Untuk mendapatkan penyinaran yang seimbang antara ketiga unsur penyinaran, harus ada perbandingan tertentu antara key light, fill light dan back light. Perbandingan tersebut adalah 3 untuk back light, 2 untuk key light dan 1 untuk fill light. Back light mendapat perbandingan terbanyak agar dapat memisahkan subyek dengan dekorasi sehingga gambar tidak terlihat menempel.


     E.   Rangkuman
    Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting ketika mengambil gambar. Saat mengambil gambar diluar ruangan, sebaiknya posisi membelakangi cahaya matahari. Melalui penataan cahaya, dapat diciptakan suasana yang dapat menyentuh emosi penonton. Tujuan dari tata cahaya adalah untuk mendapatkan gambar yang menarik dan mendukung suatu produksi visualisasi fotografi. Banyak sekali fungsi tata cahaya/lampu tetapi fungsi dasar tata cahaya/lampu ini ada 4, yaitu penerangan, dimensi, pemilihan, dan atmosfir. Secara umum, dalam tata cahaya dikenal istilah three points lighting, merupakan formula dasar pencahayaan dalam produksi fotografi. Three points lighting yaitu key light, fill light dan back light.
     F.    Lembar Kerja
1. Peserta mengambil gambar  1 obyek dengan menggunakan prinsip three points
lighting.
Peserta membuat laporan tertulis dari hasil kegiatan praktek tersebut.